Warisan

Menurut KBBI atau yang biasa khalayak ramai menyebut Kamus Besar Bahasa Indonesia, menjelaskan arti dari warisan yaitu :

wa·ris1 n orang yang berhak menerima harta pusaka dari orang yang telah meninggal;
— asli waris yang sesungguhnya, misalnya anak dan istri; 
— karib waris yang dekat hubungan kekerabatannya; 
— sah penerima warisan yang sah berdasarkan hukum (agama, adat);

me·wa·risi v 1 memperoleh warisan dari: karena anak satu-satunya, dialah yang akan ~ seluruh harta kekayaan orang tuanya; 2 ki memperoleh sesuatu yang ditinggalkan oleh orang tuanya dan sebagainya: ia tidak saja memperoleh harta kekayaan, tetapi ia juga ~ utang-utang yang ditinggalkan almarhum;

me·wa·ris·kan v 1 memberikan harta warisan kepada; meninggalkan sesuatu kepada: gurunya ~ ilmu silat kepadanya; 2 menjadikan orang lain menjadi waris;

wa·ris·an n sesuatu yang diwariskan, seperti harta, nama baik; harta pusaka: ia mendapat ~ yang tidak sedikit jumlahnya;

pe·wa·ris n orang yang mewariskan;

pe·wa·ris·an n proses, cara, perbuatan mewarisi atau mewariskan;

ke·wa·ris·an n hal yang berhubungan dengan waris atau warisan
Warisan konon merupakan sesuatu yang diturunkan dari atas kebawah, sampai sini saya harap Anda mengerti dan memahami apa yang saya maksudkan tentang warisan, jika masih belum mengerti dan memahaminya silahkan anda membaca tulisan ini secara terbalik, niscaya Anda akan menyusahkan orang lain, karena mereka akan menduga-duga perihal apa yang sedang Anda lakukan, padahal anda hanya membaca tulisan ini secara terbalik.
Kembali lagi kepada pembahasan tentang warisan, karena di paragraf sebelumnya kita sudah terlalu jauh melenceng dari norma-norma yang berlaku di negeri tercinta Indonesia, karena saya Indonesia dan saya pancasila.

Baiklah pemirsa yang terhormat, saya mohon dukungan doa karena saya sudah sulit untuk kembali ke jalan yang di ridoi Tuhan Yang Maha Esa, mudah-mudahan saya bisa kembali membahas mengenai warisan di paragraf berikutnya.

Okehhh… kita bahas tentang warisan mulai dari paragraf ini ya, warisan sejatinya merupakan sesuatu yang diturunkan dari atas kebawah,,, tunggu dulu pemirsa, sepertinya saya sudah menulis ini di paragraf pertama, ohmaygad.. apa yang terjadi dengan saya, siapa yang menulis ini sebenarnya, siapa saya, apakah blog saya dibajak ? Oleh siapa ? Bahkan pembaca blog ini belum ada, jadi apa yang harus saya lakukan ?

Baiklah, saya tau apa yang harus saya perbuat, sekarang saya akan proses orderan di lapak Tokopedia saya dulu, lumayan buat jajan bocah, emm masalah warisan akan saya bahas kemudian jika saya sudah mendapat turunan dari atasan saya.

Mohon maaf atas ketidak senonohan yang saya buat disini, mohon maaf atas semua kata yang salah, karena kesempurnaan hanya milik dia yang ada di atas, yang sampai saat ini saya masih menunggu kapan turunnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s