Rasuah

Pada kesempatan ini saya dengan sangat kebetulan sekali mendapatkan sebuah kesempatan untuk membahas mengenai suatu hal yang sangat penting untuk dibahas, mengapa saya katakan sangat penting, karena bahasan kita pada saat ini bukanlah hal yang biasa, karena itulah mengapa saya katakan bahwa hal ini sangat penting.

Tidak perlu panjang lebar lagi basa basi nya, langsung saja kita bahas mengenai RASUAH atau Rasywah atau yang biasa orang dengar dengan istilah KORUPSI.

Sebagai pertimbangan pembahasan kita kali ini mari kita menjalin tali silaturahmi dengan KBBI dan WIKIPEDIA.

Menurut KBBI, arti kata RASUAH atau Rasywah adalah sebagai berikut :

rasywah/rasy¬∑wah/ Ar n pemberian untuk menyogok (menyuap); uang sogok (suap)

Sedangkan menurut Wikipedia Indonesia, RASUAH mengandung anak #eh arti sebagai berikut :

Korupsi atau rasuah (bahasa Latincorruptiodari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok) adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legalmenyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak[1].

Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar memenuhi unsur-unsur sebagai berikut:

  • perbuatan melawan hukum,
  • penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana,
  • memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, dan
  • merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Jenis tindak pidana korupsi di antaranya, namun bukan semuanya, adalah

  • memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan),
  • penggelapan dalam jabatan,
  • pemerasan dalam jabatan,
  • ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara), dan
  • menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara).

Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi. Semua bentuk pemerintah|pemerintahan rentan korupsi dalam praktiknya. Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat yang diresmikan, dan sebagainya. Titik ujung korupsi adalahkleptokrasi, yang arti harafiahnyapemerintahan oleh para pencuridi mana pura-pura bertindak jujur pun tidak ada sama sekali.

Korupsi yang muncul di bidang politik dan birokrasi bisa berbentuk sepele atau berat, terorganisasi atau tidak. Walau korupsi sering memudahkan kegiatan kriminal seperti penjualan narkotika, pencucian uang, dan prostitusi, korupsi itu sendiri tidak terbatas dalam hal-hal ini saja. Untuk mempelajari masalah ini dan membuat solusinya, sangat penting untuk membedakan antara korupsi dan kejahatan.

Tergantung dari negaranya atau wilayah hukumnya, ada perbedaan antara yang dianggap korupsi atau tidak. Sebagai contoh, pendanaan partai politik ada yang legal di satu tempat namun ada juga yang tidak legal di tempat lain.

Nah panjang banget kan penjelasan dari Wikipedia, tapi demi menjaga tali silaturahmi dengan Wikipedia, saya dengan senang hati mengcopy dan mempaste info tentang RASUAH dari Wikipedia.

Sekian penjelasan singkat dari saya dan penjelasan yang panjang dari Wikipedia mengenai RASUAH, semoga bermanfaat dan pembaca memaafkan saya atas tulisan saya yang jauh dari kata penting, akhir kata saya ucapkan terima kasih, kesempurnaan hanya milik KBBI kare ya memang nggak ada kesempurnaan di kamus bahasa jerman, betul tidak ? Betul betul betul.

Advertisements